Home Layanan Rekonsiliasi
Rekonsiliasi PDF Print E-mail
Friday, 31 December 2010 07:54
SISTEM AKUNTANSI PEMBANTU PENGGUNA ANGGARAN WILAYAH
1.    UAPPA-W melakukan proses penggabungan laporan keuangan yang berasal dari Unit Akuntansi Kuasa Pengguna Anggaran (UAKPA) di wilayah kerjanya termasuk Laporan Realisasi Anggaran Pembiayaan dan Perhitungan yang digunakan oleh Kementerian Negara/Lembaga.
2. UAPPA-W menyusun laporan keuangan tingkat UAPPA-W berdasarkan hasil penggabungan laporan keuangan sebagaimana dimaksud pada butir 1.
3. UAPPA-W wajib menyampaikan Laporan Realisasi Anggaran dan Neraca tingkat UAPPA-W beserta ADK kepada UAPPA-E1 setiap triwulan.
4. Laporan Keuangan yang disampaikan ke Kanwil Ditjen Perbendaharaan harus dilampiri bukti register Pengiriman Laporan Keuangan ke UAPPA-E1.
5. UAPPA-W melakukan rekonsiliasi laporan keuangan dengan Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan setiap triwulan selambat-lambatnya 12 (dua belas) hari kerja setelah triwulan bersangkutan berakhir
6. Penyampaian laporan keuangan berupa Neraca dan Laporan Realisasi Anggaran semester dan tahunan disertai dengan Catatan Atas Laporan Keuangan.
7. Dalam hal UAPPA-W belum menyampaikan laporan keuangan sebagaimana dimaksud dalam butir 3, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan menerbitkan Surat Peringatan Penyampaian Laporan Keuangan/SP2LK.
8. Jika sampai dengan 7 (tujuh) hari kerja sejak diterbitkannya SP2LK, UAPPA-W tidak menyampaikan Laporan Keuangan dan melakukan rekonsiliasi, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan dapat mengenakan sanksi.
9. Pengenaan sanksi sebagaimana dimaksud pada butir 8, diberikan kepada:
a. Seluruh Satuan Kerja di bawah UAPPA-W tersebut, dimana UAPPA-W dimaksud belum menyampaikan laporan keuangan dan melakukan rekonsiliasi tanpa pemberitahuan ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan instansi vertikal UAPPA-W dimaksud.
b. Satuan Kerja yang belum menyampaikan laporan keuangan ke UAPPA-W, dimana UAPPA-W belum menyampaikan laporan keuangan dengan pemberitahuan ketidaklengkapan Satuan Kerja yang menyampaikan laporan keuangan ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan dan instansi vertikal UAPPA-W dimaksud.
10. Pengenaan Sanksi sebagaimana dimaksud pada butir 9 berupa:
a. Penundaan penerbitan dispensasi UP dan TUP;
b. Penundaan penerbitan SP2D kepada satker sebagaimana dimaksud pada butir 9;
c. Penundaan revisi DIPA;
d. Sanksi lain yang ditentukan Kanwil DJPBN
PERSYARATAN REKONSILIASI
1. Surat pengantar yang telah ditandatangani oleh Kepala Kantor/Dinas
2. Laporan Realisasi Anggaran tingkat UAPPA-W periode Triwulan
3. Neraca tingkat UAPPA-W periode Triwulanan.
4. Arsip Data Komputer (ADK) UAPPA-W periode bulanan.
5. Register Pengiriman ADK ke Kanwil Ditjen PBN periode bulanan.
6. BuktiRegister Pengiriman Laporan Keuangan ke UAPPA-E1 triwulan

 

Kepuasan Anda Kebanggan Kami

Contact Us

Admin:
Customer Service:
Bagaimanakah Pelayanan Kami?
 

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1342
mod_vvisit_counterYesterday1306
mod_vvisit_counterThis Week4051
mod_vvisit_counterThis month16621
mod_vvisit_counterAll409371

Online : 15
Your IP: 54.83.122.227
Ulti Clocks content

Kalender Kegiatan

<<  December 2017  >>
 Mo  Tu  We  Th  Fr  Sa  Su 
      1  2  3
  4  5  6  7  8  910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Links

Peraturan terbaru

Pojok berita

News Flash

Dicintai apa adanya dan tanpa harus menjadi orang lain yang kadang tak sesuai dengan hati nurani adalah anugrah yang paling indah dalam kehidupan